Chord yang Digunakan0
Geser diagram untuk lihat posisi lain
Dampak Negatif Sering Mengganti Template Blog
Dampak Negatif Sering Mengganti Template Blog - Banyak
blogger yang sering bergonta-ganti template semata-mata untuk
mempercantik tampilan blog, padahal dampak sering mengganti template
blog begitu mengerikan. Ya, lebih banyak akibat buruk daripada akibat
baik yang blogger peroleh karena sering mengganti template blog.
Sering mengganti template blog sangat tidak dianjurkan oleh para master blogger,
begitu yang saya tangkap. Jangan mengganti template blog jika blog kita
blog yang sedang berkembang. Silakan ganti template blog jika blog kita
merupakan blog mapan dengan visitor setia melimpah dan memang dirasa
perlu melakukan penyegaran tampilan blog.
Lalu, apa sebenarnya akibar terlalu sering mengganti template blog? Sebenarnya tidak hanya akibat buruk, ada akibat baik yang kita dapat karena sering mengganti template blog, hanya saja tidak seberapa jika dibandingkan dengan akibat buruknya.
Lalu, apa sebenarnya akibar terlalu sering mengganti template blog? Sebenarnya tidak hanya akibat buruk, ada akibat baik yang kita dapat karena sering mengganti template blog, hanya saja tidak seberapa jika dibandingkan dengan akibat buruknya.
Jika ingin mengganti template blog Anda, pertimbangkan tiga hal dasar berikut:
- Melelahkan, kita harus melakukan setting ulang lagi saat kita ganti template.
- Confused Visitor, pengunjung setia blog kita harus membiasakan diri dengan template baru kita, mulai dari navigasi menu template, tampilan dan warna, dan sebagainya
- Nilai SEO kita turun karena mengganti template. Hal tesebut terjadi karena kita akan menambahkan beberapa link dan mengganti beberapa link di blog sehingga memungkinkan terjadinya penambahan crawled error pada blog yang mungkin sebelumnya sudah ada saat mengganti template blog.
Sumber: Tumorang Kreasi IT.
Saya
akan khusus membahas poin ke 3, yaitu sering mengganti template
berakibat menurunnya nilai SEO blog. Pengalaman saya tentang gonta ganti
tamplate akan saya share agar mungkin bisa menjadi referensi untuk Anda
sebelum mengganti template blog. Efek samping gonta-ganti template adalah sebagai berikut :
Broken Link Bertambah
Broken
link akan bertambah ketika kita mengganti template blog, pengalaman
membuktikan broken link atau link yang rusak menjadi faktor utama
mengapa sering gonta-ganti template itu tidak baik bagi blog. Seperti
yang sudah pernah dibahas, bahwa broken link menjadi pertimbangan untuk menentukan reputasi blogkita.
Traffic Visitor Blog Turun
Penurunan
traffic visitor blog akan turun perlahan setelah kita mengganti
template blog. Mengapa, apa hubungan mengganti template blog dengan
turunnya visitor blog? Sederhana saja, ada 3 alasan yang saya temukan:
1. Robot Pencari Mengalami "Kebingungan" Sehingga Blog SusahTerindex
Template
blog yang sering diganti dapat membuat robot pencari susah mengindex
blog kita, karena si robot akan membaca ulang susuan situs kita. Search
engine mengalami crawl error, atau error saat seacrh engine melakukan
pengumpulan data (mengindeks) blog ,memberikan peringkat serta menyusun
dan menata halaman blog dalam bentuk index terstruktur agar lebih mudah
dicari dalam waktu singkat. Ibarat rumah, jika template diganti tidak
hanya membingungkan pemilik tetapi juga pengunjung blog termasuk search
engine.
2. Pengunjung Sering Menemukan Blog dalam Kondisi Tidak Siap
Karena
setelah mengganti template blog kita harus menata ulang semua tampilan,
widget, dan link, pengunjung yang datang ke blog kita akan menjumpai
blog kita dalam keadaan tidak siap karena penataan ulang yang kita
lakukan belum selesai. Yang lebih parah, pengunjung banyak menjumpai
broken link setelah template blog diganti. Ketidaknyamanan inilah yang
akan membuat pengunjung "kapok"dan segera pergi dari blog kita. Ini yang
bahaya, karena kita tahu bahwa durasi pengunjung blog yang singgah juga
menjadi peritungan reputasi blog kita.
Jika kemudian kita memilih untuk menututp blog kita untuk sementara sampai perbaikan selesai pasca mengganti template blog, kita akan terancam kehilangan pengunjung setia. Dan lagi-lagi bahaya!
Jika kemudian kita memilih untuk menututp blog kita untuk sementara sampai perbaikan selesai pasca mengganti template blog, kita akan terancam kehilangan pengunjung setia. Dan lagi-lagi bahaya!
3. Widget Kacau
Setelah
mengganti template blog, hal ini lah yang paling sering terjadi. Widget
yang sudah rapih terpasang kembali kacau dan perlu penataan ulang. Saat
kita belum sempat memperbaikinya, pengunjung blog akan menjadi tidak
nyaman dalam menikmati konten blog kita. Akibatnya, tentu saja
pengunjung akan lari ke toko sebelah.
Alexa Rank Blog Turun
Alexa
Rank akan turun setelah mengganti template blog, ini yang biasanya
menjadi pertimbangan utama para blogger sebelum mengganti template.
Seperti kita tahu seberapa penting Alexa Rank sehingga banyak blogger melakukan cara-cara untuk 'melangsingkan' Alexa Rank blog,
itu tidak mudah dan perlu waktu.Usaha yang tidak mudah dan makan waktu
tersebut akan terbuang sia-sia saat kita mengganti template blog.
Membuang Waktu, Tenaga, Pikiran
Mengganti
template boros tenaga, waktu, dan pikiran. Optimasi-optimasi yang sudah
kita lakukan pada blog kita sebelumnya menjadi sia-sia karena kita
mengganti template blog. Waktu yang sebenarnya bisa digunakan untuk menulis artikel baru habis untuk melakukan setting ulang template.
Saran
Akibat
sering mengganti template blog di atas hanya sebuah sharing pengalaman,
semua kembali pada diri kita masing-masing. Jika masih ingin mengganti
template blog, saya punya beberapa saran:
- Selalu lakukan backup template lama, sehingga ketika kita 'menyesal' di kemudian hari kita masih bisa mengganti template blog lama kita.
- Melakukan testing dan setting di blog demo sampai benar-benar siap dipakai di blog asli. Jika belum punya buat blog demo!